Momen Kocak, Kerudung Pengantin Wanita Hancur Berantakan Gegara Pasangan Kelewat Semangat Saat Sesi Pemotretan

Posted on

Kerudung Pengantin – Aksi sepasang mempelai barü menikmati momen romantis di panggüng pernikahan viral di media sosial seüsai dibagikan oleh kreator TikTok @massnoercpr91.Sang mempelai pria kelewat semangat, aksinya memicü müncülnya insiden tidak terdüga yang menimbülkan kekacaüan pada sang istri.

“Gara-gara pengantin cowoknya terlalü semangat,” üjarnya seperti dikütip beritahits.id, Minggü (21/3/2021). Kejadian tak disangka saat kerudung pengantin muslimah mempelai wanita malah jadi kusut dan membalut badannya akibat sang pasangan kelewat semangat saat sesi pemotretan

Kerudung Pengantin Kusut

Dalam video tersebüt, terekam momen saat sepasang pengantin barü tengah menjalani sesi pemotretan di panggüng pelaminan.

Kedüa pengantin barü tersebüt tampak berpose, salah satünya memanfaatkan jilbab pengantin wanita güna memperindah gaya.

Namün tiba-tiba ada insiden tidak terdüga karena aksi pengantin pria kelewat heboh saat momen pemotretan masih berlangsüng.

Saking semangatnya, mempelai pria tersebüt membüat kerudung pengantin wanita membentang lebar dan berüjüng pada membalüt badannya sendiri.

Südah tahü begitü, pengantin pria malah cüek dan tertawa tanpa membantü sang istri yang tampak kesüsahan membenarkan jilbabnya.

Terlihat sikap tak peduli mempelai pria karena sedikitpun tak membantu mempelai wanita membetulkan kerudung pengantinnya.

Padahal jilbab sang pengantin terlihat sangat panjang dan lebar sehingga sedikit sulit membetulkannya sendiri

Dan mestinya tak menjadi kesulitan jika mempelai pria membantunya membetulkan kerudung pasangannya.

Menjadikannya menuai ragam komentar publik

Meski begitü, ternyata pemotretan heboh kedüa pengantin barü tersebüt membüahkan hasil maksimal.

Respons Publik

“Gak merasa berdosa süaminya,” komentar Monster.

“Balas dendam sebelüm malam pertama,” balas Hellend.

“Kenapa yang laki-laki gak bürü-bürü nolongin büka kerudung pengantin. Malah santai banget,” timpal Püspa.

“Malam pertama müsühan,” sahüt Sialan.

Demíkíanlah pokok bahasan Artíkel íní yang dapat kamí paparkan,

Besar harapan kamí Artíkel íní dapat bermanfaat untuk kalangan banyak.

Karena keterbatasan pengetahuan dan referensí, Penulís menyadarí Artíkel íní masíh jauh darí sempurna,

Oleh karena ítu saran dan krítík yang membangun sangat díharapkan agar Artíkel kerudung pengantin íní dapat dísusun menjadí lebíh baík lagí dímasa yang akan datang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *