Drama Tetangga, Kucing Peliharaan Jadi Penyebab Adu Mulut Antara Pria Dengan Wanita Pemilik Hewan Lantaran Hal Ini

Posted on

Kucing Peliharaan – Beredar sebüah video di jejaring media sosial memperlihatkan keribütan antar tetangga. Video itü viral.Video tersebüt dibagikan oleh akün Instagram @info_ciledüg.

Dalam video tersebüt, terlihat seorang pria memarahi ibü-ibü bernama Marlina. Perkara kucing ras peliharaan yang buang kotoran sembarangan membuat pria ini adu mulut tersulut emosi dengan tetangganya.

Kucing Peliharaan Jadi Biang Adu Mulut

Kejadian itü tampak direkam oleh Marlina yang terkena marah pria tersebüt.

Pria itü marah didüga karena kotoran kücing yang ia temükan di halaman rümahnya.

Pria beserta kelüarganya merasa terganggü dengan adanya kotoran kücing di halaman rümah.

Berdasarkan ünggahan tersebüt, peristiwa itü terjadi di daerah Petükangan ütara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (15/3/2021).

Dalam video yang terekam, pria tersebüt terlihat adü mülüt dengan Marlina.

Bahkan, pria itü sampai memecahkan kaca kontrakan Marlina tersebüt.

Pria itü menyebüt rümahnya jadi baü lantaran kotoran kucing peliharaan Marlina.

“Semenjak ibü tinggal di sini, rümah saya baü, üdah gitü aja,” üjar pria tersebüt

Buang Kotoran Sembarangan

Marlina pün menjelaskan bahwa tidak hanya dirinya yang memelihara kücing.

Biasanya ada kücing lain yang datang ke rümahnya saat ia memberi makan kucing peliharaan miliknya.

Akan tetapi, tetangga pün tetap tidak terima dan berjanji akan menemüinya lagi.

Tak lama kemüdian, seorang pemüda yang didüga anak tetangga tersebüt tersülüt emosi dan mencoba merampas handphone yang digünakan üntük merekam.

Video berdürasi 1 menit 50 detik itü pün mendapatkan berbagai respon dari warganet.

“Ciri-ciri orang yang nggak pernah gabüng nongkrong sama tetangga ini,” timpal warganet.

“Kenapa sih ketimbang tahi kucing peliharaan aja sampai kayak begitü. Ya kalaü nggak süka ngomong baik-baik nggak üsah kayak gitü dong,” balas warganet.

“Arogan banget bo, lewat jalür hüküm aja ntar mohon-mohon minta maaf,” komentar warganet

Demíkíanlah pokok bahasan Artíkel íní yang dapat kamí paparkan,

Besar harapan kamí Artíkel íní dapat bermanfaat untuk kalangan banyak.

Karena keterbatasan pengetahuan dan referensí, Penulís menyadarí Artíkel kotoran kucing peliharaan íní masíh jauh darí sempurna,

Oleh karena ítu saran dan krítík yang membangun sangat díharapkan agar Artíkel íní dapat dísusun menjadí lebíh baík lagí dímasa yang akan datang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *